BREAKING NEWS
Selamat datang di Navora News | Media terpercaya | Informasi aktual setiap hari

Baru Dikerjakan Sudah Retak, Proyek Pelebaran Jalan di Menilo Tuban Disorot

TUBAN – Sejumlah bagian pekerjaan pelebaran jalan di Desa Menilo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menjadi sorotan setelah ditemukan retakan pada permukaan jalan yang relatif baru dikerjakan.

Temuan tersebut diperoleh berdasarkan pantauan lapangan. Pekerjaan pelebaran jalan sendiri diketahui masih berlangsung, dengan sebagian ruas telah selesai dikerjakan sementara bagian lainnya masih dalam tahap pelaksanaan.

Di beberapa titik yang telah selesai dikerjakan, permukaan jalan tampak mengalami retakan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan perhatian, mengingat usia pekerjaan yang masih tergolong baru.

Namun, penyebab munculnya retakan tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pengamatan visual di lapangan.

Diperlukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui faktor yang menyebabkan retakan, termasuk kemungkinan berkaitan dengan material, metode pelaksanaan, proses pemadatan, kondisi tanah dasar maupun faktor teknis lainnya.

MENELUSURI INFORMASI PROYEK

Untuk mendapatkan penjelasan mengenai pekerjaan tersebut, awak media mencoba meminta keterangan kepada pihak yang berada di lokasi proyek.

Rifki, yang disebut sebagai kepala tukang atau mandor lapangan, mengaku tidak mengetahui secara rinci informasi mengenai proyek yang sedang dikerjakan.

Sejumlah pertanyaan mengenai perusahaan pelaksana, bentuk badan usaha, nilai anggaran hingga informasi teknis pekerjaan tidak dapat dijelaskan secara detail.

Menurut Rifki, pihak yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait pekerjaan tersebut diarahkan untuk menghubungi seseorang bernama Yani.

“Kalau ada orang atau media yang menanyakan, langsung hubungi Pak Yani,” ujar Rifki saat ditemui di lokasi.

Hal serupa disampaikan ketika awak media kembali menanyakan identitas pelaksana dan informasi proyek lainnya.

“Kulo mboten ngertos-ngertos, cuma kulo dipaseni yen enten nopo-nopo langsung ken hubungi Bapak Yani,” ungkapnya.

KONFIRMASI BELUM MENDAPAT JAWABAN

Menindaklanjuti arahan tersebut, upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada pihak yang disebut memiliki kewenangan memberikan penjelasan lebih lengkap terkait pekerjaan.

Permohonan konfirmasi dan klarifikasi telah disampaikan dengan sejumlah pertanyaan, mulai dari identitas resmi pelaksana proyek, sumber dan nilai anggaran, spesifikasi pekerjaan, sistem pengawasan hingga penjelasan mengenai retakan yang terlihat di sejumlah bagian jalan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban substantif yang diterima atas permohonan klarifikasi tersebut.

Akibatnya, sejumlah informasi penting mengenai proyek masih belum terungkap secara jelas kepada publik.

Mulai dari identitas resmi perusahaan pelaksana, nilai kontrak, sumber anggaran, jangka waktu pekerjaan hingga pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek masih memerlukan penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.

Begitu pula mengenai retakan yang ditemukan pada permukaan jalan.

Penjelasan teknis dari pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya, sekaligus menentukan apakah kondisi tersebut memerlukan evaluasi, perbaikan atau penanganan lebih lanjut.

NavoraNews.com menilai keterbukaan informasi menjadi penting, terutama terhadap pekerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran dan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Retakan yang terlihat di lapangan memang belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya kesalahan atau pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan.

Namun kondisi tersebut tetap layak mendapatkan perhatian dan penjelasan teknis agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

NavoraNews.com masih membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak pemborong, pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.

Setiap penjelasan yang diterima setelah pemberitaan ini diterbitkan akan dimuat sebagai bagian dari keberimbangan informasi.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil pantauan lapangan dan proses konfirmasi jurnalistik. Redaksi tidak bermaksud mendahului hasil pemeriksaan teknis maupun menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum terdapat keterangan dan penilaian resmi dari pihak yang berwenang.

(Redaksi NavoraNews.com)

Bagikan Berita Ini