Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Danrem 031/Wira Bima Ajak Balai TNTN Jaga Kelestarian Tesso Nilo
PEKANBARU — Komitmen menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam silaturahmi Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo dengan Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan antisipasi Karhutla, khususnya di kawasan TNTN yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian keanekaragaman hayati.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 031/Wira Bima mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga kawasan Taman Nasional Tesso Nilo dari potensi kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, kesiapsiagaan serta langkah pencegahan sejak dini menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko terjadinya Karhutla yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan.
Danrem 031/Wira Bima juga menyampaikan kesiapan TNI untuk mendukung berbagai upaya pencegahan dan penanganan Karhutla melalui koordinasi bersama Balai TNTN serta seluruh instansi dan pihak terkait.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat pemantauan kawasan, meningkatkan kewaspadaan, serta mempercepat langkah penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran.
“Kita harus bersama-sama menjaga kawasan TNTN. Sinergi dan kolaborasi perlu terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi Karhutla. TNI siap mendukung dan bekerja sama dalam menjaga kawasan ini,” ujar Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu.
Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo tidak hanya memiliki fungsi penting sebagai kawasan hutan konservasi, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, termasuk satwa liar yang dilindungi.
Ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat memberikan dampak luas terhadap ekosistem, mulai dari kerusakan habitat, terganggunya keseimbangan lingkungan, hingga berkurangnya ketersediaan sumber pakan bagi satwa liar.
Karena itu, upaya pencegahan Karhutla menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kawasan konservasi.
Menjaga hutan dari ancaman api berarti turut melindungi habitat satwa liar serta mempertahankan fungsi ekologis kawasan bagi kehidupan dan generasi mendatang.
Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo menyambut baik dukungan dan komitmen Danrem 031/Wira Bima dalam memperkuat sinergi menjaga kawasan konservasi tersebut.
Kerja sama antara Balai TNTN, TNI dan berbagai pihak terkait diharapkan terus berkembang dalam mendukung upaya perlindungan kawasan serta pencegahan Karhutla.
Melalui koordinasi yang semakin kuat, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.
Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga Taman Nasional Tesso Nilo tetap lestari, melindungi habitat satwa dilindungi, serta mempertahankan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.
Jaga hutannya, cegah apinya, lindungi habitatnya, dan selamatkan satwanya.
(A-R)