Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

APKLI-P Dorong Penguatan Warung Kelontong dan Evaluasi Tata Kelola Ritel Modern


JAKARTA – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui kebijakan yang dinilai mampu menciptakan keseimbangan antara perkembangan ritel modern dan keberlangsungan usaha mikro di berbagai daerah.

Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., menyampaikan bahwa warung kelontong dan pelaku usaha mikro masih memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di lingkungan perdesaan maupun kawasan permukiman.

Menurutnya, perkembangan sektor usaha modern perlu berjalan seiring dengan upaya pemberdayaan usaha rakyat agar tercipta ekosistem ekonomi yang saling mendukung dan berkelanjutan.

"Penting menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha modern dengan keberlangsungan usaha rakyat sehingga seluruh pelaku usaha dapat berkembang secara bersama-sama," ujarnya di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

APKLI-P menilai penguatan ekonomi rakyat dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari peningkatan daya saing pelaku usaha mikro, perluasan akses usaha, hingga penguatan kemitraan yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Selain itu, organisasi tersebut juga mengusulkan adanya evaluasi terhadap tata kelola dan sistem perizinan yang berkaitan dengan pengembangan ritel modern agar selaras dengan upaya pemerataan ekonomi dan pemberdayaan UMKM.

Menurut Ali Mahsun, kemitraan antara ritel modern dan pelaku usaha mikro menjadi salah satu langkah yang dapat memperkuat rantai ekonomi nasional sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa berbagai masukan tersebut telah disampaikan dalam audiensi bersama Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada 17 Juni 2026.

APKLI-P berharap masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan perdagangan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pemerataan kesejahteraan, serta penguatan sektor usaha rakyat.

Penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional sekaligus mendorong terciptanya peluang usaha yang berkelanjutan di berbagai daerah. (Red) 
Lebih baru Lebih lama